Home » Kesehatan » 11 Gejala dan Ciri Kalau Kamu Sudah Stres Tingkat Tinggi

11 Gejala dan Ciri Kalau Kamu Sudah Stres Tingkat Tinggi

gejala stres, ciri ciri stress pada wanita, gejala stres dan depresi, ciri ciri stres ringan, gejala stres tingkat tinggi, gejala stress akut, gejala stress berat

Image via: fibromyalgiatreatmentgroup.com

Apa sih yang bikin kamu stres?

Keadaan ini menunjukkan ketegangan yang terjadi secara mental dan emosional karena alasan yang bermacam-macam. Entah karena masalah pekerjaan, ekonomi, hubungan, kehampaan, dll. Mayoritas dari kita pernah mengalaminya.

Rupanya ada beberapa pertanda kalau stres kita sudah cukup berat. Data ini sempat dirilis oleh Healthline. Jom!

1. Jerawat

Ketika stres, kamu cenderung sering menyentuh wajah. Padahal tangan berkontribusi menyebarkan kotoran dan bakteri, sehingga jerawat pun terjadi. Menurut studi dalam Ncbi.nlm.nih.gov, jerawat yang parah (khususnya pada cowok) bisa menjadi bocoran level stresnya yang tinggi.

Namun penyebab jerawat memang sangat beragam. Bisa jadi karena pergeseran hormonal, produksi minyak berlebih, pori-pori yang tersumbat, serta bakteri.

2. Sakit Kepala

Beberapa studi menyebutkan kalau stres bisa memicu sakit di area kepala dan leher. Semakin tinggi intensitas stresnya, semakin sering sakit kepala yang dirasakannya. Faktor lain yang kerap menghadirkan sensasi pusing ini yaitu dehidrasi, kurangnya tidur, dan konsumsi alkohol.

3. Rasa Nyeri

Nyeri dan sakit kronis seringkali dikeluhkan oleh orang-orang yang stresnya meningkat. Peran hormon kortisol juga ditengarai menjadi pemicu rasa yang menyiksa ini. Selain itu, penyebab lain dari sensasi sakit dan nyeri juga terjadi lantaran penuaan, kerusakan saraf, postur tubuh yang kurang baik, serta adanya cedera.

4. Sering Sakit

Tak perlu kehujanan, stres pun bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Kamu jadi rentan terhadap infeksi dan penyakit. Dikit-dikit sakit. Selain itu, sistem imun juga lembek kalau pola makanmu buruk, fisiknya tidak aktif, serta mengalami kelainan tertentu seperti multiple myeloma dan leukimia.

5. Insomnia dan Energinya Berkurang

Stres berkepanjangan bisa menjadi dalang di balik energi yang terus ngedrop serta rasa sulit untuk tidur. Ada studi yang menunjukkan kalau stres berat bisa membuatmu mengantuk, tetapi ketika hendak tidur malah disiksa rasa gelisah. Namun gejala ini bisa terjadi karena faktor lain seperti rendahnya gula darah, dehidrasi, tiroidnya kurang aktof, serta pola makan yang buruk.

gejala stres tingkat tinggi, gejala stress akut, ciri orang sedang stres berat, gejala stres dan depresi, gejala stress pada wanita, karakteristik orang stres, ciri ciri stres ringan

Image via: thepennyhoarder.com

6. Perubahan Libido

Selama stres berat melanda, orang-orang biasanya mengalami perubahan pada dorongan seksualnya. Aktivitas, hasrat, gairah, dan kepuasannya berkurang. Gangguan ini juga bisa terjadi karena faktor lain seperti kelelahan, perubahan hormonal, penyebab psikologis, dsb.

Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Meningkatkan Gairah Seksual Pada Wanita

7. Masalah Pencernaan

Baca :  9 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan dan Kecantikan, Dari Mencegah Kanker Sampai Anti-Aging

Tingginya tingkat stres berpotensi mengganggu sistem pencernaan, sehingga menyebabkan konstipasi (sembelit), diare, kembung, atau sakit perut. Tetapi semua ciri ini tak melulu disebabkan oleh stres. Penyebab lainnya bisa terjadii karena infeksi, tingkat aktivitas fisik, obat-obatan tertentu, dehidrasi, dll.

8. Pengaruh Pada Selera

Ketika stres berat melanda, kamu bisa jadi tak memiliki nafsu sama sekali. Atau, kamu justru ingin melahap semua makanan yang ada di meja makan. Tak ayal kalau stres pun bisa membuat berat badan jadi fluktuatif atau tidak menetap. Kemungkinan lainnya yaitu perubahan hormonal, kondisi psikologis, serta penggunaan obat tertentu.

9. Depresi

Level stres bisa mendongkrak perkembangan depresi. Namun stres tidak harus menjadi penyebab tunggal dari depresi. Gangguan kesehatan mental bisaterjadi karena level hormon, sejarah keluarga, faktor lingkungan, obat-obatan tertentu, dll.

Baca Juga: 8 Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan, Ternyata Jadi Anti Depresi Juga!

10. Detak Jantung cepat

Ada studi yang sengaja membandingkan denyut jantung ketika sedang normal dan di saat stres. Hasilnya, detak jantung orang yang sedang stres cenderung seperti balapan. Namun tentu saja, masih banyak faktor lain yang bisa mempercepat denyut jantung. Entah itu karena tekanan darah tinggi, kafein, alkohol, penyakit tiroid, atau ada kelainan pada jantungnya.

11. Keringat Berlebih

Penelitian menunjukkan kalau stres akut bisa meningkatkan produksi keringat, baik pada populasi umum mau pun penderita palmar hyperhidrosis (tangan berkeringat tanpa sebab). Alasan lain yang bisa memicu banyaknya keringat tentu saja kegiatan fisik, kepanasan, gundah gulana, kondisi tiroid, serta konsumsi obat tertentu.

Stres menjadi kondisi yang sering kita alami. Kalau tidak segera ditangani, akibatnya bisa menjalar ke ranah kesehatan. Namun beruntungnya, masih banyak cara untuk menurunkan level stres.

Kita bisa berolahraga, piknik, mendengarkan musik, melakukan yoga, silaturahim, dll. Demikian, 11 Gejala dan Ciri Kalau Kamu Sudah Stres Tingkat Tinggi. #RD