Home » Kesehatan » 4 Ancaman Kesehatan Fisik dan Mental yang Dihadapi Generasi Milenial

4 Ancaman Kesehatan Fisik dan Mental yang Dihadapi Generasi Milenial

Kesehatan Generasi Milenial, kesehatan fisik generasi milenial, kesehatan mental generasi milenial, keunggulan generasi milenial, gambar generasi milenial, fakta generasi milenial

Image via: business-standard.com

Apa anda termasuk generasi milenial?

Dirilis dari Rumah Millenial, kalau lahir pada kisaran tahun 1980-2000an, berarti anda termasuk generasi milenial. Generasi Y ini tumbuh berkembang ketika teknologi sudah maju; TV sudah berwarna dan internet tersedia. Tak ayal kalau generasi ini dinilai lebih berbeda dari segi teknologi, pendidikan, budaya, dan moral.

Segala sesuatunya serba mudah, cepat, dan praktis. Namun tentu saja efeknya tak positif melulu. Justru banyak sisi negatif yang mendampingi dan mengancam. Salah-satunya yaitu dari sisi kesehatannya, yang memang rentan. dr. Nadia Octavia membeberkannya via Klikdokter. Apa saja?

1. Obesitas

Segala sesuatu di zaman now serba instan. Termasuk juga makanan. Sehingga ada istilah fast food alias makanan cepat saji. Entah itu berwujud mi goreng, fried chicken, nugget, pizza, hamburger, dll.

Makanan instan sangat populer. Ditambah lagi gaya hidup anak milenial itu serba cepat. Seakan tak ada waktu untuk masak. Tinggal beli, enggak ribet. Padahal makanan jenis ini memiliki lemak jenuh dan kalori tinggi. Kalau semakin ditumpuk, dampaknya pasti enggak baik. Konsumen terancam obesitas. Lalu bercabang menjadi diabetes, penyakit jantung, darah tinggi, dll.

2. Mager (Malas Gerak)

Dulu, budaya jalan kaki itu sudah biasa. Orang biasa berjalan, walau jaraknya jauh. Sekarang kebalikannya, jarak dekat pun ditempuh dengan kendaraan. Bahkan mau pesan makanan, pesan tiket, belanja, dll, pun bisa dilakukan sambil duduk atau tiduran.

Di satu sisi, urusan anda jadi mudah. Keinginan untuk bermalas-malasan seakan mendapat dukungan penuh. Namun di sisi lain, kalori yang anda bakar hanya sedikit. Otot pun sering ‘nganggur’, sehingga kekuatannya jadi tidak maksimal. Kalau sudah begitu, metabolisme tubuh jadi terusik. Risiko kolesterol tinggi, obesitas, penyakit tekanan darah tinggi, dll, jadi meroket.

3. Tidak Mahir Bersosialisasi

Bisa anda rasakan sekarang, bagaimana teknologi itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Anda bisa saja “mengaku bahagia” sebab punya ribuan teman, subscribers, followers, likes, loves, dan komentar. Namun di dunia nyata, ternyata teman-teman anda semakin menciut. Kalau pun jumlahnya banyak, namun kualitas pertemanannya semakin miskin.

Baca :  1 Batang Seledri Bisa Mendatangkan 10 Manfaat Kesehatan Ini

Bahkan ketika nongkrong dan kumpul keluarga pun, anak milenial cenderung sibuk dengan gadget-nya masing-masing. Tak ada obrolan yang mendalam. Tak heran kalau mereka tampil sebagai manusia individual. Lama-kelamaan kebiasaan itu berujung pada sensasi kesepian. Mentalnya terganggu. Bukan tak mungkin kalau mereka, pada titik tertentu, bisa stres dan depresi.

4. Bullying/ Perundungan

Dari dulu, bullying memang sudah sering terjadi. Namun di zaman medsos seperti saat ini, perundungan juga terjadi di internet. Kita menyebutnya sebagai cyberbullying. Anda bisa mengamati atau merasakan sendiri, bagaimana kejamnya komentar para netizens. Entah itu dalam kolom komentar Twitter, Instagram, Facebook, Youtube, blog, dll.

Kemampuan para akun untuk memalsukan identitas dan poto semakin memperparah keadaan. Mereka jadi diberi akses untuk berkomentar semena-mena tanpa saringan. Kalau mentalnya tidak kuat dan tidak segera ditangani, bullying semacam ini bisa menjadi problem besar dan menelan korban. Ada yang sampai depresi dan terpikirkan untuk bunuh diri.

Sebenarnya semua permasalahan kesehatan di atas sudah kita amati dan rasakan bersama. Namun kita mesti terus saling meningkatkan kesadaran. Dengan demikian, kesehatan fisik dan mental bisa lebih diperhatikan. Demikian, 4 Ancaman Kesehatan Fisik dan Mental yang Dihadapi Generasi Milenial. #RD