Home » Kesehatan » 6 Cara Utama Agar Kebiasaan Menulis Bisa Bermanfaat Bagi Kesehatan

6 Cara Utama Agar Kebiasaan Menulis Bisa Bermanfaat Bagi Kesehatan

terapi menulis, psikologi menulis, terapi menulis ekspresif, cara menulis untuk kesehatan, manfaat menulis untuk kesehatan, manfaat menulis untuk kesehatan, manfaat menulis menurut para ahli

Image via: shutterstock.com

Menulis yang kami maksud tidak sekadar mencatat daftar belanja, mengetik pesan, atau mengabsen nama pengikut arisan. Menulis di sini, diutamakan yang ekspresif. Dengan kata lain, tulisannya itu berhubungan dengan ekspresi rasa dan pikiran yang anda alami.

Banyak hal yang membuat seseorang terpicu untuk mengekspresikan diri lewat tulisan. Salah-satunya terkait dengan kesehatan. Memang, sudah banyak artikel yang membahas kalau menulis bisa menjadi terapi tersendiri. Menulis dipercaya bisa memperbaiki mood, mengurangi bahkan menyembuhkan luka batin karena trauma dan stres.

Menulis juga mampu mengurangi rasa cemas, depresi, dan stres. Bahkan beberapa penelitian mengklaim kalau menulis bisa mendatangkan faedah bagi para penderita asma, kanker, migrain, rheumatoid arthritis, serta yang mengalami gangguan tidur. Para partisipan mengaku lebih rileks pasca menulis. Lalu studi terbaru juga mempublikasikan kalau menulis bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh atau sistem imun bagi para penderita HIV/ AIDS.

Semua manfaat menakjubkan itu boleh jadi didapat dari proses menulisnya itu sendiri. Ketika menulis, seseorang bisa merangsang proses intelektual sekaligus mengelola emosinya. Dengan menulis pun, secara tidak langsung, kita meminta dukungan sosial pada para pembaca lainnya. Hal ini tentu sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan.

Lalu, bagaimana caranya?

Tim Alodokter sempat merangkumnya dari berbagai referensi terpercaya, termasuk Harvard Health Publishing, American Psychiatric Association APA (2016), Psych Central (2016), Psychology Today (2014), dll. Jom!

1. Memilih Media atau Alat Menulis

Apa yang digunakan untuk menulis? Ada yang memilih komputer, laptop, ponsel, atau buku konvensional. Tergantung kenyamanan. Beberapa orang mendaratkan pilihan pada diary, jurnal, atau buku catatan harian karena terkesan lebih spesial dan personal.

2. Berusaha Menulis Setiap Hari

Tak perlu ada target harus berapa kata/ lembar. Cukup latih diri agar bisa menulis secara teratur. Anda bisa membawa media menulis pilihan, untuk kemudian mencatat segala sesuatu yang ingin dieskpresikan.

Baca :  4 Ancaman Kesehatan Fisik dan Mental yang Dihadapi Generasi Milenial

3. Menulis Sesuai Keinginan

Pada dasarnya, menulis ekspresif tidak bertujuan untuk mendapatkan perhatian, penilaian, atau penghakiman dari seseorang. Anda tak perlu mempublikasikan via media sosial, jika memang tidak siap oleh judgement para netizen. Kondisikan senyaman mungkin, agar anda tidak tersendat untuk berekspresi.

4. Menuangkan Kreativitas secara Bebas Lepas

Tak perlu memikirkan aturan atau struktur apa pun. Biarkan saja tulisan anda mengalir sebebas mungkin. Tak perlu dulu merisaukan typo, kata-katanya tidak baku, lupa tanda baca, dsb.

Gaya ini membuat anda leluasa mengingat dan menumpahkan kejadian, emosi, perasaan, atau pikiran sendiri. Kalau mulut terasa kaku untuk mengucapkannya, setidaknya jari-jemari anda masih luwes ketika menuliskannya. Sila tanpa sensor pun.

5. Kalem

Belajar bersikap tenang di suasana yang kacau memang tak mudah. Tetapi anda bisa melatihnya. Lewat menulis, anda bisa merenungkan aneka permasalahan secara bijak dan positif.

6. Gaya Hidup Sehat

Manfaat menulis bagi kesehatan akan lebih afdol jika disertai dengan gaya hidup yang sehat. Anda tentu sudah paham. Gaya hidup sehat tak jauh dari konsumsi makanan yang halal dan baik, istirahat yang cukup, olahraga yang teratur, taat ibadah, meditasi, menjalin hubungan baik, dsb.

Bagaimana kalau terapi menulis yang sudah lama dijalani tidak memberi efek apa-apa bagi kondisi psikis anda? Kalau begitu, sebaiknya anda berkonsultasi dengan ahlinya, entah itu psikolog atau psikiater yang bisa memberi penanganan paling tepat. Demikian, 6 Cara Utama Agar Kebiasaan Menulis Bisa Bermanfaat Bagi Kesehatan. #RD