Home » Penyakit » 6 Jenis Sakit Kepala, Mana yang Sering Anda Rasakan?

6 Jenis Sakit Kepala, Mana yang Sering Anda Rasakan?

6 jenis sakit kepala, sering sakit kepala bagian belakang, penyebab sakit kepala dan cara mengatasinya, sakit kepala bagian atas, cara menghilangkan sakit kepala, sakit kepala cluster, sakit kepala tension

Image via: rd.com

Apa anda sering merasa sakit di bagian kepala?

Sebagian orang menganggap sakit kepala sebagai penyakit ringan. Ada yang membiarkannya, ada juga yang sekadar meminum obat warung. Namun banyak juga yang peka, dengan menelusuri penyebab sakit kepala tersebut, dan mencari tahu penanganan terbaiknya.

Dilansir dari Lifestyle.kompas, yang mengutip situs Cosmopolitan.co.uk, rupanya sakit kepala itu tidak sama. Sakit kepala bisa mengindikasikan kondisi kesehatan yang berbeda. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dokter di Klinik Kesehatan Bupa, Dokter Luke Powles, di London (Inggris).

Lalu, apa saja tipe sakit kepala dan penyebabnya?

1. Tension headache/ sakit kepala tegang

Sakit kepala jenis ini sering dirasakan karena alasan lapar, stres, atau kurang tidur. Cirinya kepala seperti diikat kencang, sakit yang konstan di kedua bagian kepala, leher, atau belakang mata. Banyak orang yang mengobatinya dengan cara meminum painkiller atau obat pereda rasa sakit.

Ada juga cara alami yang bisa jadi pilihan. Dokter Luke Powles merekomendasikan kita untuk berbaring di tempat gelap dan sepi, lalu meletakkan kain hangat di leher atau dahi. Jika trik ini tidak manjur, barulah anda bisa mengandalkan obat atau konsultasi ke dokter.

2. Sakit kepala di bagian belakang mata

Sakit kepala ini umum terjadi di jenis sakit lain seperti sakit kepala tegang, migrain, atau memang ada gangguan mata. Pengobatannya juga tergantung dengan penyebabnya. Jika mencurigakan, anda bisa segera menghubungi dokter.

3. Sakit belakang kepala atau leher

Sakit kepala ini biasanya terjadi karena kesalahan postur tubuh. Tulang belakang bagian atas jadi cedera dan leher keseleo. Anda bisa melakukan olahraga leher, mengoreksi postur tubuh, atau fisioterapi.

sakit kepala, sering sakit kepala bagian belakang, jenis sakit kepala, penyebab sakit kepala dan cara mengatasinya, penyebab sakit kepala terus menerus, gambar jenis sakit kepala

Image via: medicalnewstoday.com

4. Sakit kepala karena kurang minum

Kurang minum atau dehidrasi menyebabkan otak kontraksi karena asupan cairannya sedikit. Cara terbaik tentu dengan melakukan redehidrasi atau minum. Sementara konsumsi obat penghilang rasa sakit hanya mengurangi sementara waktu.

Namun tidak perlu langsung meminum cairan terlalu banyak. Cukup sedikit demi sedikit, namun rutin dilakukan. Dalam beberapa waktu, rasa sakit itu akan reda dengan sendirinya. Jika tidak, barangkali anda terlalu stres atau kelebihan mengkonsumsi kafein.

Baca :  23 Ciri atau Gejala Umum Kanker Pada Laki-laki dan Perempuan

5. Migrain

Sakit kepala sebelah ini sangat mengganggu karena sensasinya seperti ditusuk-tusuk. Penglihatan juga buram. Apalagi penderitanya juga sangat sensitif akan suara, cahaya, atau gerakan. Menurut Dokter Luke Powles, intensitas sakit ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia.

Sejauh ini tidak ada obat yang benar-benar mampu mengatasi migrain. Namun anda bisa melakukan sesuatu untuk menghindarinya. Istirahatlah di tempat sepi dan gelap, lalu kompres bagian sakit dengan air hangat atau es.

Pemicu migrain bisa jadi karena kelelahan, stres, alkohol, makanan tertentu, atau mungkin karena gaya hidup tidak sehat. Sebaiknya anda menerapkan diet sehat, cukup istirahat, minum air mineral teratur, dan jangan sampai telat makan. Jika ikhtiar ini masih nihil, anda bisa mengunjungi dokter.

6. Sakit kepala cluster

Sakit kepala ini menjadi sumber derita berkepanjangan. Rasa sakitnya intens dan waktunya lama, bisa sampai 12 mingguan. Penderita biasanya merasakan sakit di salah-satu bagian kepala, biasanya pinggir dahi atau area mata. Obat penghilang rasa sakit pun sampai tak mempan.

Saking sakitnya … mata anda memerah karena terus mengeluarkan airmata, hidung juga berair, dan kelopak mata membengkak. Umumnya dokter tidak bisa menjelaskan faktor timbulnya sakit kepala cluster ini. Sampai sekarang, sakit ini dipercaya karena cedera yang sebenarnya pernah terjadi. Dokter Powles sendiri menganjurkan agar penderitanya konsultasi dengan dokter. Pihak medis biasanya akan melakukan perawatan spesifik, misalnya seperti terapi oksigen.

Demikian, 6 Jenis Sakit Kepala, Mana yang Sering Anda Rasakan? #RD