Home » Parenting » 6 Tips Bagi Orang Tua Ketika Menghadapi Anak Introvert Mereka

6 Tips Bagi Orang Tua Ketika Menghadapi Anak Introvert Mereka

menghadapi anak introvert, penyebab anak introvert, anak introvert di sekolah, ciri anak introvert, anak ekstrovert, orang tua menyikapi anak introvert

Image via: health.usnews.com

Seorang ibu memerhatikan kalau anaknya sangat aktif ketika mulai bisa bicara dan berjalan. Sang anak tetap demikian ketika sudah masuk sekolah. Namun ketika sang ibu bilang hendak mengundang semua teman sekolah untuk perayaan ulang tahun, responsnya justru mengagetkan.

Anak tersebut manyun, kurang senang. Dia justru request agar ibunya tak mengundang semua teman, melainkan tiga sahabatnya saja. Ibunya cuma nurut. Selebihnya, dia mulai memerhatikan buah hatinya secara intens.

Anaknya mudah kelelahan pasca pulang sekolah, malas bercerita perihal hari-harinya, bersembunyi ketika ada orang asing, dan sering menyendiri ketika teman-temannya bermain bersama. Dari semua itu, sang ibu menyimpulkan kalau anaknya bisa jadi berkepribadian introvert.

Cerita di atas diterjemahkan dari introvertspring.com. Apa Moms dan Dads juga pernah mengalami situasi serupa? Nah, penulis buku anak untuk introvert dan ekstrovert, Kate Savage-Vickery, membagikan kiat bagi orang tua ketika menghadapi buah hatinya yang terlihat introvert. Jom!

1. Ketika Bertemu dengan Orang Baru

anak takut bertemu orang baru, bayi menangis digendong orang lain, anak balita takut sama orang, cara menghilangkan rasa takut pada anak, cara mengatasi anak penakut dan cengeng, agar balita tidak takut orang

Image via: senziny.com.vn

Biasanya orang introvert kurang suka dengan basa-basi. Namun mereka bisa betah bicara apabila topiknya sesuai dengan minat. Karena itu, ketika hendak bertemu saudara jauh atau teman masa sekolah anda, cobalah beritahu mereka tentang hal-hal yang disukai sang anak. Dengan demikian, mereka bisa mempersiapkan pertanyaan atau tema obrolan untuk menarik perhatian anak.

2. Pertemanan dan Permainan

anak introvert di sekolah, ciri2 anak introvert, rahasia introvert, anak introvert yang sukses, latar belakang introvert

Image via: papertostone.com

Sama seperti introvert dewasa, yang anak-anak pun memprioritaskan permainan berkesan ketimbang dengan permainan ramai-ramai. Kualitas lebih penting daripada kuantitas. Tak heran kalau anak anda bisa bermain ceria dengan satu atau dua sahabatnya, namun kikuk ketika bergerombol.

Tak perlu memaksa mereka untuk bertemu wajah-wajah asing dan mengenalkan diri. Tak perlu merasa minder sebab anak anda cenderung pemalu di depan teman-teman barunya. Biarkan mereka beradaptasi dengan sendirinya, supaya hubungan yang terjalin juga lebih baik dan hangat.

3. Setiap Pulang Sekolah

anak pulang sekolah, gambar anak pulang sekolah, anak pulang ke rumah dari sekolah, anak introvert, anak introvert pulang sendirian, anak pulang sekolah sendirian

Image via: care.com

Momen ini cukup melelahkan bagi anak introvert. Energi mereka cenderung cepat terkuras karena sudah berinteraksi dengan orang banyak. Anda bisa mengajak ngobrol hal-hal ringan terkait kegiatan mereka. Kalau tidak, biarkan mereka istirahat dan mengumpulkan tenaga lagi.

4. Dalam Situasi Ramai

anak di keramaian, anak menangis di keramaian, anak takut keramaian, anak tak tahan keramaian

Image via: pexels.com

Keramaian bisa memberikan perasaan campur aduk nan melelahkan bagi orang introvert. Entah itu ketika di tengah pawai, pesta ulang tahun, hajatan, objek wisata, atau pun di taman bermain. Untuk mensiasatinya, anda bisa datang ke lokasi lebih awal. Jangan sampai terlambat, sehingga anak jadi kaget karena suasananya sudah banyakan.

Baca :  4 Pengaruh Orang Tua Tunggal (Single Parent) Terhadap Psikologis Anak

Kalau datang ketika masih sepi, anak bisa menyesuaikan diri dulu. Anda juga bisa bercengkerama tentang agenda apa yang akan dilaksanakan. Selain itu, beritahu juga kalau orang-orang yang datang itu menyenangkan dan masih memiliki ikatan keluarga.

5. Mengekspresikan Perasaan

orang tua ngobrol dengan anak, bicara dari hati ke hati dengan anak perempuan, interaksi anak dan orang tua, komunikasi anak dengan orang tua

Image via: statefarm.com

Salah-satu hal yang paling misterius itu ketika seorang introvert diam terus. Dia bisa jadi sedang baik-baik saja, atau justru dilanda banyak masalah. Hal ini tentu menyulitkan orang tua.

Padahal penting bagi ortu untuk berkomunikasi dan mengetahui perasaan anaknya. Barangkali dia kurang nyaman dengan teman sekelas atau kakaknya sendiri, tetapi tidak bilang-bilang. Anda tak perlu memaksa, apalagi mengancam. Mengetahui bagaimana perasaan mereka tak hanya diekspresikan lewat kata. Bisa juga lewat gambar atau tulisan di buku hariannya (kalau ada).

6. Memilih Olahraga Kesukaan

olahraga bagi anak, manfaat olahraga bagi siswa, manfaat olahraga untuk kesehatan mental, manfaat olahraga pada anak, olahraga anak pendiam

Image via: shape.com.sg

Barangkali anak anda kurang suka bergabung dalam olahraga tim. Tak perlu khawatir. Berikan mereka keleluasaan untuk memilih, sekali pun olahraganya ada dalam kelompok yang lebih kecil, bahkan individual. Misalnya badminton, tenis, renang, dsb. Terkadang permainan tim dengan jumlah member banyak bisa memudarkan fokus mereka, sehingga penguasaannya tidak maksimal.

Baca Juga: Manfaat olahraga untuk kecantikan kulit

Well, tak ada yang salah dengan anak introvert. Justru orang tua yang berpeluang melakukan kesalahan besar. Misalnya dengan melabeli mereka sebagai ‘anak pemalu!’, ‘anak pendiam’, ‘bukan anak pemberani’, ‘payah’, dsb. Apalagi di depan orang lain.

Mereka baik-baik saja, asal anda bisa menerapkan pola pengasuhan yang tepat. Bahkan mereka bisa menemukan kesuksesan yang tak pernah dikira. Tetap jadi penopang dan penyemangat mereka ya, Moms & Dads. Demikian, 6 Tips Bagi Orang Tua Ketika Menghadapi Anak Introvert Mereka. #RD