Home » Makanan » 8 Alergi Makanan Paling Biasa dan Paling Tak Biasa, Kapan Harus Dibawa Ke Dokter?

8 Alergi Makanan Paling Biasa dan Paling Tak Biasa, Kapan Harus Dibawa Ke Dokter?

alergi makanan, alergi makanan tak biasa, alergi makanan yang sudah umum, ciri ciri alergi makanan, perawatan alergi makanan, kapan pasien alergi harus ke dokter

Image via: eufic.org

Alergi makanan bisa mendatangkan akibat yang ringan sampai dengan kematian.

Setidaknya hal tersebut tergambar dari data yang dirilis Food and Drug Administration (FDA) Amerika. Di sana dilaporkan ada 30 ribu pasien alergi yang masuk UGD, 2000 dirawat, dan 150 diantaranya meninggal. Karena itu, penting bagi kita untuk peka terhadap alergi. Lebih lagi pada anak, yang biasanya tidak memerhatikan apa yang dia lahap, maka orang dewasa yang mesti lebih jeli.

8 Alergi Makanan Paling Biasa

FDA membentuk FALCPA, alias Food Allergen Labelling and Consumer Protection Act. Organisasi ini mengeluarkan peraturan khusus bagi pengusaha makanan. Mereka meminta agar pihak produsen memberi keterangan khusus, jika produknya mengandung 8 makanan yang sering menjadi pemicu alergi. The Big Eight atau 8 makanan yang dimaksud yaitu:

  1. Susu
  2. Telur
  3. Ikan
  4. Kerang
  5. Kedelai
  6. Gandum
  7. Kacang-kacangan
  8. Tree Nuts (kacang almond, cashews/ mede, wazelnut, hazelnut, dll)

Sementara itu, banyak makanan lain yang menjadi pemicu alergi. Namun paling tidak, ada 8 alergi makanan yang termasuk jarang ditemukan. Hal ini sempat dirilis oleh Healthline.com. Apa saja? Jom!

1. Marshmallow

marshmallow, alergi marshmallow, alergi gelatin, marshmallow adalah, marshmallow makanan, cara membuat marshmallow, marshmallow haram

Image via: crmbusiness.wordpress.com

Kandungan gelatin di dalamnya bisa menjadi dalang utama di balik reaksi negatif terhadap makanan manis ini. Gelatin sendiri didapat dari proses perebusan jaringan ikat seekor hewan. Selain pada marshmallow, gelatin umum digunakan untuk membuat permen kenyal yang chewy, permen karet, serta frosted cereals.

2. Daging Merah

daging merah, pengertian daging merah, alergi daging, cara mengobati alergi daging kambing, obat alergi makan daging, cara mengatasi alergi protein hewani

Image via: vitavaleusa.com

Kasus seseorang yang alergi terhadap daging kambing, hewan unggas, sapi, atau mungkin babi memang jarang dan cenderung sulit diidentifikasi. Kalau menurut Food Allergy Research & Education (FARE), gejala dari alergi ini bisa muncul 3-6 jam setelah melahap daging.

Sebagian anak yang alergi susu dilaporkan alergi terhadap daging juga. Ketika alergi terhadap salah-satu daging, biasanya kamu akan alergi juga terhadap daging yang lainnya.

3. Biji Wijen (Sesame Seeds)

wijen, cara mengkonsumsi wijen, efek samping wijen, alergi wijen, alergi minyak wijen

Image via: organicfacts.net

Orang yang alergi kacang biasanya mengalami reaksi yang cukup parah. Demikian juga dengan orang yang alergi biji wijen. Namun alergi yang satu ini terbilan cukup jarang.

Identifikasinya juga sulit. Apalagi kalau bijinya sudah menjadi ekstrak atau pun minyak.

4. Alpukat

alpukat, efek samping alpukat, alpukat kolesterol, alergi alpukat, pusing setelah minum jus alpukat, alergi pepaya pada bayi

nationalgeographic.co.id

Alergi buah yang satu ini berkaitan erat dengan alergi lateks (getah kental). Kalau pasien menunjukkan respons buruk terhadap alpukat dan lates, maka biasanya mereka juga alergi terhadap buah/ sayur lain. Sebut saja kentang, pisang, tomat, pepaya, kiwi, dan chestnut.

5. Mangga

mangga, alergi buah, alergi mangga, akibat makan mangga mentah, efek makan mangga setiap hari, kumpulan efek samping buah mangga, terlalu banyak makan mangga

Image via: fitnessfriendclub.wordpress.com

Kamu mungkin akan mengernyitkan dahi ketika ada yang mengaku alergi mangga. Senada dengan alpukat, orang yang alergi buah ini juga sering dikaitkan dengan alergi lateks. Jika ada tanda-tanda penolakan tubuh, bisa jadi kamu pun akan menolak apel, seledri, pir, kacang mede, dll.

Baca :  10 Manfaat Mengejutkan Daun Mangga Bagi Kesehatan

6. Dried Fruit (Buah-Buah yang Dikeringkan)

dried fruit adalah, alergi dried fruit, alergi buah yang dikeringkan, alergi buah kiwi, alergi buah pepaya, alergi pisang, alergi buah naga

Image via: theheartysoul.com

Zat kimia bernama sulfit, seperti sulfur dioksida, ditengarai sebagai penyebab utama munculnya alergi. Jika bereaksi buruk terhadap zat pengawet ini, maka biasanya kamu juga sulit mengonsumsi daging olahan, buah/ sayuran beku, cuka, wine, serta aneka bumbu. Di Uni Eropa sendiri, sudah ada warning bagi produsen agar memberi label khusus jika makanannya mengandung sulfit.

7. Jagung

jagung, alergi jagung, sakit perut setelah makan jagung, alergi jagung pada bayi, jagung pemicu batuk

Image via: nationalgeographic.co.id

jarang ada orang yang alergi jagung. Tetapi ketika ada, maka reaksinya tak kalah parah. Kamu bahkan ingin menjauh dari segala sesuatu tentang jagung, bagaimana pun cara pengolahannya. Entah menjadi jagung rebus biasa, jagung-susu-keju, jagung dalam sayur asem, dsb.

Kalau menurut ACAAI alias American College of Allergy, Asthma, dan Immunology, alergi ini suli dikenali. Pasalnya reaksi negatif dari tubuh itu mirip dengan alergi gandum dan biji-bijian.

8. Hot dogs

hot dogs, hot dogs adalah, alergi hot dogs, makanan untuk penderita alergi protein, cara mengatasi alergi protein, ciri alergi protein

Image via: laprimacatering.com

Faktor yang dicurigai sebagai pemicu alergi dari makanan ini yaitu zat aditifnya. Zat ini menjadi bahan tambahan makanan agar tekstur, penampilan, cita rasa, dan daya tahannya ‘bisa diatur’. Para ahli kesehatan menduga kalau ‘dua pelaku utamanya’ adalah nitrat dan nitrit.

Apakah Pasien Alergi Harus Ke Dokter? Kapan Waktu yang Tepat?

alergi, alergi ke dokter apa, dokter spesialis alergi dewasa, alergi ke dokter spesialis saja, ciri ciri alergi, gejala alergi

Image via: sowmyaclinic.com

Apa pun keganjilan yang diekspresikan tubuh, alangkah baiknya kalau kamu sadar diri untuk segera konsultasi ke dokter ahli. Apa pun makanan pemicu alerginya, biasanya tanda-tanda yang muncul itu sama. Tetapi jangan sampai diabaikan, sebab nanti muncul anafilaksis atau reaksi alergi berat. Jika tidak segera ditangani secara medis, maka akibatnya bisa fatal, bahkan sampai merenggut jiwa. Ada pun ciri-ciri alergi umum yaitu:

  • Gatal
  • Adanya ruam, atau kondisi kulit yang bengkak dan iritasi. Misalnya terasa gatal, bersisik, warnanya merah, ada benjolan melepuh, atau kulitnya mengeras.
  • Mulut terasa gatal dan geli/ menggelitik
  • Adanya pembengkakan di area lidah, bibir, wajah, serta tenggorokan
  • Muntah dan diare
  • Batuk
  • Kram
  • Pusing
  • Sulit bernapas
  • Pingsan/ hilang kesadaran

Nah, semoga artikel ini bisa membantu, ya. Demikian, 8 Alergi Makanan Paling Biasa dan Paling Tak Biasa, Kapan Harus Dibawa Ke Dokter? #RD