Home » Penyakit » Hati-hati 6 Gejala Osteoporosis yang Tersembunyi

Hati-hati 6 Gejala Osteoporosis yang Tersembunyi

gejala osteoporosis, gejala osteoporosis pada wanita muda, gejala osteoporosis dan pengobatannya, akibat osteoporosis

Image via: medicareworld.com

Akrab dengan istilah osteoporosis?

Orang menyebutnya sebagai pengeroposan tulang … yang mengerikan. Sebab, penyakit ini biasanya tidak terlihat, namun diam-diam menggerogoti dari dalam. Apa yang sudah rusak dan hilang tak bisa kembali atau diganti lagi.

Yang lebih menakutkan, The National Osteoporosis Foundation menyatakan kalau lebih dari 1 dari 4 laki-laki, dan 1 dari 2 perempuan yang berusia 50 tahunan ke atas akan menderita kerusakan tulang akibat osteoporosis. Untuk itu, penting sekali bagi anda mengetahui tanda-tanda penyakit osteoporosis. Kalau ada yang dicurigai, anda bisa segera konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan dini.

1. Aneh, Tapi Anda Memang Terlihat Semakin Pendek

Ketika celana atau rok terlihat semakin panjang, anda mungkin berasumsi tubuh anda saja yang semakin tinggi. Tetapi, apakah mungkin? Kan masa tumbuhnya sudah berakhir?

Seorang profesor dari the Osteoporosis & Metabolic Bone Disease Clinic (Universitas Chicago), Tamara Vokes MD, menuturkan kalau sebagai bahan pertimbangannya, anda bisa membandingkan tinggi badan di usia 20 tahunan dengan usia sekarang. Tulang belakang penderita bisa kolaps dengan mudah, sehingga tubuh jadi semakin pendek. Yang perempuan bisa kehilangan 1,5 inci. Sementara yang laki-laki bisa merosot sampai 2 inci.

2. Gigi-Gigi Tanggal

Deretan gigi bisa mudah copot kalau tulang rahang anda lemah. Masih menurut Tamara, gejala ini memang bukan satu-satunya pertanda, namun tetap patut diwaspadai. Anda bisa segera mendatangi dokter dan mengetes kepadatan tulang. Tes ini bisa menjadi petunjuk, apakah lepasnya gigi anda menjadi ciri dari osteoporosis.

3. Postur Tubuh Tidak Tegap/ Terdapat Punuk

Gejala yang satu ini terlihat jelas. Ketika tulang belakang sudah tak lagi kuat menyangga beban tubuh, hasilnya tentu bengkok. Postur tubuh jadi bongkok. Bahkan ada yang memiliki punuk, kalau istilah Bahasa Inggrisnya disebut  “widow’s hump”. Petunjuk ini sangat jelas kalau keadaan tulang belakang sudah begitu rapuh.

Baca :  10 Kebiasaan Jaman Now yang Mengundang Penyakit dan Mengacaukan Gaya Hidup Sehatmu

4. Ada Saudara/ Kerabat yang Menderita Osteoporosis

Dr. Tamara tak menampik peran besar dari pengaruh genetik. Kalau ada keluarga yang menjadi penderita osteopororis, kemungkinan bisa menurun. Namun itu pun tergantung dari banyak faktor juga. Misalnya faktor ras, jenis kelamin, berat badan, atau status menopause. Dokter menyarankan untuk segera melakukan screening kepadatan tulang, agar potensi osteoporosis bisa segera dicegah. Entah dengan mengatur pola makan, mengonsumsi suplemen kalsium, obat, serta olahraga.

5. Kepadatan Tulangmu Payah

Ada istilah lain bernama osteopenia, di mana kondisi kepadatan tulang anda ada di bawah rata-rata. Dengan kata lain, kalsium dan mineral dalam tulang tidak mencukupi. Meski bukan ciri pasti, namun tetap saja anda mesti waspada. Sebisa mungkin lakukan pemeriksaan kontinyu sebelum adanya keretakan tulang. Obat pun hanya bisa memperlambat kondisi tulang yang memburuk.

6. Insiden Kecil Bisa Menyebabkan Tulangmu Retak/ Patah

Kalau anda jatuh dari kendaraan, tebing, atau loteng, kemungkinan patah tulang sangat besar. Namun ada yang aneh jika tulang anda patah hanya karena jatuh atau kepeleset di trotoar. Aktivitas ringan yang membuat tulang belakang, pergelangan tangan, dan pinggul jadi trauma pun patut dicurigai. Kejadian ini bisa menjadi pertanda kalau tulang anda lemah, dan bisa mengarah pada tanda osteoporosis. Demikian, Hati-hati 6 Gejala Osteoporosis yang Tersembunyi. #RD