Kompres Air Hangat VS Kompres Air Dingin

Kompres Air Hangat VS Kompres Air Dingin, manfaat kompres air hangat di kepala, kompres air hangat untuk bengkak, kompres demam dewasa, pengertian kompres hangat dan dingin, kompres hangat untuk nyeri

Image via: newsnetwork.mayoclinic.org

Kalau anda atau orang lain ada yang demam, biasanya suka pakai kompres air apa? Hangat atau dingin?

Salah-satu pertolongan pertama ketika demam yaitu mengompres bagian dahi atau kening. Namun penggunaan airnya berbeda-beda. Ada yang menggunakan air dingin, ada juga yang memilih air hangat. Sebaiknya yang mana?

Jika sedang demam, sebaiknya anda menggunakan air hangat. Air dingin bukanlah pilihan tepat. Sebab bagian otak bernama hipotalamus akan salah tanggap. Begitu mengompres dengan air dingin, ia menganggap kalau suhu tubuh anda sedang rendah. Oleh karena itu, otak justru memberi perintah agar suhu tubuh semakin ditingkatkan. Akibatnya, kondisi demam akan semakin bertambah, tidak baikan.

Beda lagi jika anda menggunakan kompresan air hangat. Hipotalamus menangkap pesan dengan baik, bahwa suhu tubuh anda sedang tinggi akibat demam. Oleh karena itu, otak akan menyuruh tubuh untuk menurunkan suhunya. Ada pun temperatur terbaik untuk mengompres yaitu sekitar 40-50 derajat Celcius.

Jadi, apa kegunaan kompres air dingin?

Anda tidak hanya menggunakan kompres air untuk demam. Biasanya kompres pun bisa diterapkan ketika ada cedera atau nyeri. Kompres efektif untuk meredakannya.

Namun penggunaan kompres air hangat/panas tidak disarankan untuk cedera yang baru terjadi dan keadaannya parah. Hal ini bisa memperparah keadaan. Lukanya bisa semakin menyakitkan. Kalau mau, anda bisa menggunakan kompres air hangat ketika luka sudah lebih dari 2 hari/48 jam.

Untuk luka yang baru terjadi, anda bisa memanfaatkan air dingin. Air ini mampu meredakan bengkak dan nyeri, khususnya pada luka yang meradang. Memarnya juga bisa berkurang, sebab suhu dingin dari kompres air tersebut bisa mengurangi aliran darah yang terdapat di area yang bengkak.

Baca :  5 Buah yang Baik untuk Pereda Sakit Maag

Anda bisa mengompresnya selama kurang-lebih 20 menitan. Lama-lama anda bisa merasakan kondisinya jadi baikan. Rasa sakit berkurang. Dampak bengkak pun jadi mengecil.

Nah, sekarang sudah jelas kalau kompres air hangat dan dingin sama-sama bisa digunakan, namun penerapannya mesti disesuaikan dengan kondisi, ya. Kompres Air Hangat VS Kompres Air Dingin. #RD