Home » Parenting » Menelepon dan Menemani Orang Tua Bisa Memperpanjang Usia Mereka, Benarkah?

Menelepon dan Menemani Orang Tua Bisa Memperpanjang Usia Mereka, Benarkah?

orang tua kesepian, gambar orang tua kesepian, orang tua yang kesepian, orang tua sendirian

Potografer: Alfred Mikus

Dari hari ke hari, kita sibuk tumbuh menjadi dewasa. Tetapi jangan lupa, orang tua kita pun sibuk menua – menjadi renta.

Kiranya, hal tersebut di atas bisa menjadi renungan bagi semua anak. Khususnya yang mulai memiliki kesibukan sekolah, kerja, usaha, bermain, berkeluarga, dlsb. Ditambah lagi kalau sudah punya kenalan orang-orang baru. Entah teman kerja, kekasih, guru, atau siapa pun itu.

Ironisnya, seringkali semua itu membuat interaksi kita dengan orang tua kandung sendiri terus menurun. Hubungan berangsur-angsur renggang.

Semakin tua, biasanya kita akan semakin mengerucutkan lingkaran orang-orang terdekat. Kita juga cenderung mulai memprioritaskan hubungan. Ada beberapa orang yang memilih fokus pada keluarga kecilnya. Lalu mereka mulai jarang berkomunikasi dengan saudara kandungnya, sahabat terdekatnya, bahkan mungkin orang tuanya sendiri.

Perubahan itu, tanpa sadar, sudah memberi pengaruh besar bagi kesehatan orang tua. Hal ini diulas oleh Claire Nowak via Reader’s Digest. Dia sendiri mengutip hasil penelitian terbaru yang diadakan oleh Universitas California, San Fransisco.

Studinya melibatkan partisipan berusia lanjut (rata-rata 71 tahun) sebanyak 1600 orang. Durasinya sekitar 6 tahunan. Selama itu, mereka mengevaluasi tingkat penurunan fungsional, tingkat kesepian, serta kematian.

Berdasarkan hasilnya, selama kurun waktu 6 tahunan, bisa disimpulkan kalau 23% dari para orang tua itu meninggal dalam keadaan sepi. Hanya 14% saja yang berumur panjang, dan mereka termasuk golongan manula yang tidak begitu kesepian – karena ada yang menemani.

Selain itu, hasil studinya juga menunjukkan bahwa 43% dari 60 orang tua merasa terisolasi.

Kesimpulan yang bisa diambil: rasa sepi atau kehampaan bisa memengaruhi tingkat penderitaan seseorang, lebih spesifiknya para orang tua. Ketika kita bisa mengisi kebosanan dengan bermain gawai, mereka justru merasa terisolasi. Malangnya, perasaan itu bisa mengundang masalah kesehatan. Mulai dari menurunnya fungsi kognitif atau kemampuan berpikir dan mengingat, terkena depresi, bahkan sampai penyakit jantung.

Studi tersebut tentu menjadi tamparan keras bagi semua anak.

Sebisa mungkin luangkan waktu untuk orang tua. Barangkali gesture itu bisa membantu memanjangkan harapan hidupnya.

Tak peduli se-hectic apa pun kesibukan kita. Jaga komunikasi via telepon, jangan sampai jarak dan urusan lain memangkas pertemuan kita dengan orang tua. Tak hanya mereka, kita pun butuh koneksi secara fisik mau pun emosi.

Hindari penyesalan mendalam sepanjang hidup. Semoga belum terlambat. Demikian, Menelepon dan Menemani Orang Tua Bisa Memperpanjang Usia Mereka, Benarkah? #RD