Home » Kecantikan » Pelembap Wajah yang Cocok untuk 4 Jenis Kulit Berbeda

Pelembap Wajah yang Cocok untuk 4 Jenis Kulit Berbeda

Apakah semua jenis kulit perlu menggunakan moisturizer atau pelembap wajah?

Ya, apa pun jenis kulit kamu, penggunaan pelembap wajah itu menjadi suatu keharusan. Namun kamu pasti bingung. Semua iklan pelembap wajah mengklaim sebagai produk terbaik, cocok, dan bikin cantik.

Kenapa Menggunakan Pelembap?

Setelah mandi atau mencuci muka, penting bagi kamu untuk menggunakan pelembab. Dengan demikian, kotoran yang hendak masuk ke pori-pori wajah jadi bisa tercegah. Pelembab baik yang meresap juga bisa membuat kulit jadi lebih lembut, kenyal, dan bercahaya.

Pelembap Wajah Ideal

Kamu menggunakan pelembap wajah untuk berbagai tujuan. Ada yang ingin mengurangi kulit kering, menyamarkan garis halus, menjadi dasar make up, melindungi kulit, menyamarkan keriput, dsb. Apa pun itu, ada beberapa kandungan penting yang harus ada dalam pelembap wajah.

Beberapa kandungan itu yakni petrolatum, lanolin, minyak mineral, dan dimethicone. Kandungan lain yang menjadi nilai plus sebuah pelembap wajah yaitu gliserin, glikol, propilen, asam hyaluronat, vitamin, dan urea. Intinya, pelembap wajah yang mahal dan bermerk terkenal tidak menjadi kualitasnya.

4 Jenis Kulit Wajah dan Pelembapnya

Selain mempertimbangkan kandungan, banyak faktor lain yang memengaruhi penggunaan sebuah pelembap. Kamu mesti memerhatikan jenis kulit, kondisi kulit, usia, dsb. Berikut ini penjelasan singkat via Alodokter, yang sudah ditinjau oleh dr. Kevin Adrian. Jom!

1. Kulit Normal

pelembab wajah untuk kulit normal, merk pelembab wajah yang bagus dan murah, pelembab wajah untuk remaja, pelembab wajah untuk kulit berminyak, moisturizer yang bagus untuk kulit kombinasi, pelembab wajah alami

Image via: WomanDot.com

Kulit ini menunjukkan wajah yang tidak terlalu berminyak dan tidak terlalu kering. Kamu pun bisa menggunakan pelembap berbahan dasar air yang sifatnya ringan dan tidak terminyak. Contohnya dimethicone.

2. Kulit Berminyak

pelembab wajah untuk kulit berminyak, merk pelembab untuk kulit berminyak dan berkomedo, pelembab wajah berbahan dasar air, pelembab ponds untuk kulit berminyak, kumpulan pelembab untuk kulit berminyak

Image via: theidleman.com

Kamu yang memiliki kulit jenis ini rentan terkena jerawat. Kulit berminyak pun tetap memerlukan kelembapan, apalagi kalau kamu sudah menggunakan produk make up, sampai kulit terasa kering dan minyaknya hilang. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mencari pelembap yang berbahan dasar air, ringan serta bersifat non-comedogenic atau tidak menyumbat pori-pori.

Baca :  5 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami, Mudah dan Bisa Dikerjakan di Rumah

3. Kulit Kering

pelembab wajah untuk kulit kering, merk pelembab untuk kulit kering dan sensitif, merk pelembab untuk kulit kering dan kasar, review pelembab untuk kulit kering, merk pelembab wajah yang bagus dan murah, wardah untuk kulit kering dan kusam

Image via: ayurvedguru.com

Untuk kulit yang satu ini, kamu bisa mempertimbangkan pelembap yang berbahan dasar minyak. Kalau kondisinya sampai kering dan pecah-pecah, pilih yang berbahan dasar petrolatum. Pelembap yang satu ini mencegah penguapan air dari kulit, sehingga penggunaannya bisa jadi lebih awet.

4. Kulit Sensitif

pelembab wajah untuk kulit sensitif, pelembab wardah untuk kulit sensitif, merk pelembab untuk kulit kering dan sensitif, produk skin care untuk kulit sensitif, merk pelembab yang berbahan dasar air, produk muka untuk kulit sensitif

Image via: hk.news.yahoo.com

Kondisi kulit yang satu ini memang rentan terhadap gatal, iritasi, ruam, dan kemerahan. Untuk itu, kamu membutuhkan pelembap yang memiliki zat menenangkan. Misalnya saja pelembap lidah buata dan chamomile. Hindari pelembap yang mengandung pewangi, asam, serta pewarna.

Kalau penggunaan pelembap sudah sesuai dengan jenis kulit, maka kamu hanya membutuhkan sedikit saja untuk diaplikasikan ke seluruh permukaan wajah. Kalau terlalu banyak, nanti kulit akan berminyak dan berjerawat. Sebaliknya kalau terlalu kering, wajah akan terasa sangat kencang, kusam, dan tidak lembap. Penting juga bagi kamu untuk membaca dosis atau penggunaan produknya.

Tak semua janji manis pelembab wajah bisa terbukti. Kalau menimbulkan masalah pada kulit, segera hentikan penggunaan pelembab. Kalau bisa, kamu harus mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis kulit. Mereka pasti akan memahami perawatan serta penanganan yang baik dan benar, sesuai dengan kondisi dan jenis kulit pasiennnya. Demikian, Pelembap Wajah yang Cocok untuk 4 Jenis Kulit Berbeda. #RD